dewabet asia
Sport posted by

Demi Investor Arab, Real Madrid Rela Hapus Logo Salib?

Demi Investor Arab, Real Madrid Rela Hapus Logo Salib?

Jangan bandingkan industri sepakbola di Indonesia dan luar negeri. Karena kalau di luar negeri sana, sepakbola sudah menjadi salah satu ‘lahan basah’ untuk mendapatkan uang. Tak heran kalau klub-klub sepakbola di Eropa sampai menjual saham mereka ke investor asing demi menjaga kelangsungan kehidupan sebuah klub.

Salah satu klub sepakbola populer di Eropa yang kerap menjadi tujuan banyak investor asing adalah tim asal Spanyol, Real Madrid. Terbaru, Bank Nasional Abu Dhabi (NBAD) terdaftar sebagai investor baru mereka. Bahkan Presiden Real Madrid, Florentino Perez menunjukkan kartu kredit baru yang disponsori NBAD sekaligus jadi kartu anggota fans Real Madrid.

Madrid

Logo Real Madrid yang lama dan baru foto via Patheos

Hanya saja, ada perubahan yang dialami Real Madrid dengan masuknya NBAD sebagai investor baru mereka. Harian lokal Spanyol yakni Marca menemukan perubahan dalam logo Real Madrid. Di mana manajemen klub Galacticos itu dikabarkan rela mengubah logo klub mereka dengan menghapus simbol salib demi pemodal asal negara Timur Tengah itu, seperti dilansir Arabian Business.

Perez sendiri sebelumnya menyebutkan jika kerjasama Real Madrid dengan NBAD adalah sebuah kerjasama penting. Di mana pada September lalu, NBAD setuju menjalin kontrak tiga tahun dengan Real Madrid sebagai mitra ekslusif di kawasan Uni Emirat Arab. Sehingga NBAD menjadi satu-satunya bank di luar Spanyol yang punya hak menerbitkan kartu kredit dan kartu debit dengan co-branded Real Madrid.

Sejatinya bukan kali pertama ini saja Real Madrid menjalin kerjasama dengan pihak asal Timur Tengah. Pada Oktober lalu, tim di mana Christiano Ronaldo berada di menjalin kontrak jangka panjang dengan perusahaan investasi Abu Dhabiu, International Petroleum Investment Co (IPIC).

Wah kira-kira NBAD atau IPIC mau memberikan sponsor kepada klub sepakbola di Indonesia nggak ya? (ara/aia)

(sumber:kapanlagi.com)

Comments are closed.