dewabet asia
Berita posted by

“Warung Murah” Warung Khusus Warga Kurang Mampu di Solo

“Warung Murah” Warung Khusus Warga Kurang Mampu di Solo

“Warung Murah” Warung Khusus Warga Kurang Mampu di Solo  Jika anda bepergian ke Kota Solo, anda akan menjumpai sebuah mobil yang disulap layaknya sebuah warung makan. Mobil pick up yang didesain sedemikian rupa ini, selalu berpindah-pindah untuk memenuhi kebutuhan makan langganannya. Warga Solo menyebutnya dengan istilah ‘Warung Murah’.

Dengan hanya mengeluarkan kocek sebesar Rp 2 ribu rupiah, para pembeli akan mendapatkan satu bungkus nasi, dengan sejumlah lauknya seperti, sayur, ayam, lele dan sebagainya.

Menu yang tentunya sangat murah dan meriah. Dalam sehari mobil ‘Warung Murah’ tersebut bisa menjual 200 hingga 300 porsi setiap harinya.

Muhammad Nur, Koordinator Warung Murah mengatakan, warung yang berupa mobil dengan desain khusus tersebut memang berkeliling mendatangi warga di kampung-kampung untuk menyediakan menu murah meriah. Dia mengaku sudah sekitar satu tahun mengelola warung tersebut untuk membantu warga yang kurang mampu.

“Kami berjualan berkeliling 4 kali dalam seminggu. Ada puluhan relawan yang terlibat dalam warung murah kami. Kami sengaja mendatangi kampung yang banyak dihuni warga yang kurang mampu. Misalnya di Kelurahan Semanggi, Terminal, TPA Puteri Cempo, dan Bundaran Gladag,” ujarnya.

Meski murah, lanjut Nur, dia tetap memperhatikan kesehatan dalam penyajian menu makanan. Untuk menyajikan menu 200-300 porsi, dia mengaku mengeluarkan modal sekitar Rp 1 juta rupiah.

Uang tersebut, menurut dia, didapatkan dari sumbangan donatur dan orang yang tertarik untuk membantu program sosial tersebut. “Sumbangan tidak harus berupa uang, bisa juga bahan makanan,” imbuhnya.

Salah satu relawan, Jatmiko menambahkan, ide tersebut berawal munculnya warung serupa di Jakarta. Kemudian dia bersama relawan lainnya mencoba untuk menghadirkan warung tersebut di Solo.

“Di Jakarta tahun 2013 pernah ada warung murah seperti ini. Kemudian kita coba hubungi dan membuat hal serupa di Solo, akhirnya tahun 2014 masuk Solo,” ucapnya.

Pada awalnya, lanjut dia, warung tersebut selama setahun ini menyediakan menu dari bahan organik. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjamin kesehatan makanan yang akan dijual. Namun karena keterbatasan bahan, pihaknya memilih makanan yang tidak mengandung pengawet atau unsur plastik di dalam makanan.(merdeka0

BACA JUGA

Ngeri !! Disangka Tumor, Ternyata Nenek Ini Mengandung Janin 60 Tahun

Gebrakan Baru Raisa Yang Siap Membuat Penonton Melongo

Omongan Pedas Amien Rais Untuk Jokowi

1 Comment